topbella

Jumat, 31 Oktober 2025

STEM di Kelas Bahasa? Tentu Bisa! Inovasi Teks Prosedur Melalui Upcycling dan Aplikasi BUNGAS (ACER SMART SCHOOL AWARDS 2025)

Era pendidikan saat ini menuntut institusi pendidikan untuk melakukan transformasi digital dan inovasi pedagogis secara menyeluruh. Acer Smart School Awards (ASSA) 2025 adalah ajang bergengsi yang menjadi barometer inovasi dan perwujudan konsep Smart School di Indonesia. Program ini secara khusus mencari dan mengapresiasi sekolah-sekolah serta guru-guru yang berhasil menciptakan ekosistem pembelajaran cerdas, adaptif terhadap teknologi, dan relevan dengan tantangan masa depan. Inovasi yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berdampak nyata adalah kunci untuk menjadi bagian dari gerakan Smart School. Melalui tulisan ini, saya ingin membagikan perjalanan inovasi saya, yang saya yakini merupakan perwujudan nyata dari semangat Smart School tersebut.

Halo, Bapak/Ibu guru hebat, praktisi pendidikan, dan pembaca yang peduli terhadap inovasi! Saya Nazwa Mufidah, S.Pd., Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMK Negeri 2 Banjarbaru.

Komitmen saya terhadap dunia pendidikan tidak hanya terbatas di ruang kelas. Selalu haus akan pengembangan diri, saya aktif berbagi praktik baik, baik dengan rekan sejawat di sekolah maupun di luar sekolah. Anda dapat mengikuti perjalanan dan praktik baik saya melalui media sosial Instagram @nzwmfdh dan kanal YouTube Nazwa Mufidah.

Komitmen ini terwujud dalam berbagai pelatihan dan bimbingan teknis yang saya ikuti, sebagai bukti nyata bahwa guru harus terus belajar:

Portofolio Pengembangan Kompetensi (TIK, Pedagogik, dan Konten)

  • Pemanfaatan TIK dan Digitalisasi Pembelajaran:

    • Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Berbasis Platform E-Learning Virtual Reality.

    • Bimtek Pemanfaatan Digitalisasi Pembelajaran.

    • Bimtek Pengembangan Konten Digital dan Karya Inovatif dalam Pembelajaran Berbasis TIK.

    • Workshop Pemanfaatan Chromebook.

    • Workshop Inovasi Administrasi Sekolah dan Media Pembelajaran Berbasis TIK

  • Penguatan Pedagogik dan Konten:

    • Bimtek Pedagogik bagi Guru SMK.

    • Bimtek Pengembangan Konten Digital dan Karya Inovatif Tenaga dalam Pembelajaran Berbasis TIK.

    • Workshop Peningkatan Guru dalam Penerapan Pembelajaran Mendalam.

    • Workshop Rapor Pendidikan: Penguatan Literasi dan Numerasi.

    • Workshop Seni Sastra Kalimantan Selatan.

  • Inovasi dan Efektivitas Pembelajaran:

    • Pembelajaran Interaktif Menggunakan Canva dan Quizizz

    • Bimbingan Teknis Pengembangan Media Ajar Interaktif sebagai Upaya Peningkatan Efektivitas bagi Tenaga Pendidik Jenjang SMK Angkatan 2

    • Bimtek GWE (Google Workspace for Education).

Sekolah kami, dengan fasilitas digital yang serba lengkap, seharusnya menjadi surga bagi pembelajaran. Namun, di tengah gempuran era digital, saya justru menghadapi tantangan klasik: menurunnya motivasi dan minat belajar siswa. Siswa tampak pasif, mengantuk, dan sulit fokus, yang tentunya menghambat pencapaian hasil belajar.

Saya merasa terpanggil untuk mencari solusi yang tidak hanya menambal, tetapi mengubah paradigma belajar. Solusi pertama yang saya lahirkan adalah sebuah media pembelajaran interaktif yang saya namai BUNGAS (Belajar Unggul Menyenangkan dan Asyik). BUNGAS, yang dalam bahasa Banjar berarti cantik atau rupawan, adalah aplikasi buatan saya sendiri (dikembangkan menggunakan Articulate Storyline) yang bisa di-install ataupun diakses di gawai maupun laptop siswa. Aplikasi ini berisi video pembelajaran, kuis interaktif, permainan edukasi, dan materi yang disajikan secara visual. BUNGAS menjadi jembatan awal untuk membuat siswa 'melek' teknologi secara cerdas dan bijak.

BUNGAS adalah alat, tetapi Green Writing adalah jiwanya. Saya memadukan teknologi digital BUNGAS dengan isu yang sangat mendesak dan relevan: limbah lingkungan. Inovasi ini saya beri judul lengkap: "Green Writing: Teks Prosedur Berbasis STEM & Upcycling Sampah melalui media pembelajaran aplikasi BUNGAS".

Mengapa STEM? Karena Bahasa Indonesia tidak boleh terpisah dari ilmu pengetahuan dan praktik. Melalui proyek ini, siswa tidak hanya belajar menulis Teks Prosedur, tetapi harus mengaplikasikan kerangka berpikir STEM:

  • Science & Mathematics: Menganalisis komposisi limbah, mengukur dimensi produk dengan presisi.

  • Engineering: Merancang dan mempraktikkan langkah-langkah upcycling sebagai solusi nyata terhadap masalah limbah.

  • Technology: Mendokumentasikan seluruh proses dan membuat visualisasi data/infografis hasil karya mereka.

Pembelajaran Green Writing sangat menekankan pada Pembelajaran Mendalam (bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan):

  1. Berkesadaran (Awal): Siswa memulai dengan Asesmen Diagnostik Non-Kognitif di BUNGAS untuk mengetahui kesiapan dan minat mereka, dilanjutkan dengan stimulus mengenai limbah yang ada di sekolah.

  2. Bermakna (Inti): Tujuan pembelajaran diubah: "Hari ini, kita akan menjadi Eco-Engineer dan Eco-Writer." Siswa secara aktif berdiskusi, merancang, dan mempraktikkan upcycling di lingkungan sekolah, menjadikan proses ini sangat relevan dengan kehidupan nyata.

  3. Menggembirakan (Evaluasi): Suasana belajar dicairkan dengan ice breaking yang relevan dan Gamifikasi mengenai daur ulang. Siswa menyelesaikan proyek dengan menyusun Teks Prosedur dan memublikasikannya dalam bentuk video/infografis digital.

Pada akhirnya, di sesi refleksi, kami menemukan pemaknaan mendalam: Teks Prosedur bukan hanya daftar langkah, tetapi panduan terstruktur untuk solusi nyata terhadap masalah lingkungan.

Visi kami melalui Green Writing sangat jelas: menjadikan SMKN 2 Banjarbaru sebagai pusat inovasi pembelajaran berbasis digital dan lingkungan. Inovasi Green Writing dengan media BUNGAS ini merupakan perwujudan nyata dari konsep sekolah cerdas yang mengintegrasikan teknologi untuk memecahkan masalah nyata.

Oleh karena itu, kami menargetkan bahwa implementasi dan dampak positif dari Green Writing ini akan menjadi modal utama kami untuk berpartisipasi dan meraih pengakuan dalam ajang bergengsi Smart School Awards 2025. Kami optimis, inovasi yang lahir dari kepedulian lingkungan dan didukung teknologi digital ini mampu bersaing dan menginspirasi sekolah lain di seluruh Indonesia.

Mari bersama-sama, kita ubah tantangan era digital menjadi momentum untuk mencetak generasi yang melek teknologi, mahir berbahasa, dan peduli terhadap bumi kita.







Kamis, 11 November 2021

VLOG TUGAS PEMBATIK LEVEL 4 TAHUN 2021

 Hai Sahabat Rumah Belajar!

Pada PembaTIK Level 4 dengan tema Berbagi dan Berkolaborasi ini, selain ditugaskan untuk membuat blog dan sosialisasi portal Rumah Belajar, kami juga ditugaskan untuk membuat sebuah vlog mengenai praktik baik yang sudah kami lakukan dan kegiatan sosialisasi yang sudah kami laksanakan. Vlog ini merupakan sedikit cuplikan ringkasan kegiatan yang sudah kami lakukan selama menjalankan tugas PembaTIK level 4 Berbagi dan Berkolaborasi.

Berikut ini tautan vlog saya.

Channel Nazwa Mufidah




#PusdatinKemendikbudristek #PembaTIK2021 #DutaRumahBelajar2021 #RumahBelajar2021 #BerbagiTIK

Minggu, 07 November 2021

SOSIALISASI PEMANFAATAN PORTAL RUMAH BELAJAR

 Hai Sahabat Rumah Belajar!

Kali ini saya akan menceritakan kegiatan sosialisasi saya tentang pemanfaatan portal Rumah Belajar. Sosialisasi ini saya lakukan dengan berkolaborasi dengan Ibu Nur Rahmah, S.Pd. dari SMKN 1 Simpang Empat Kab. Tanah Bumbu. Ibu Nur Rahmah, S.Pd. juga salah satu SRB Kalimantan Selatan 2021 sama seperti saya.




Kegiatan sosialisasi dengan tema PEMANFAATAN PORTAL RUMAH BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS TIK UNTUK MEWUJUDKAN MERDEKA BELAJAR ini kami lakukan pada Kamis, 4 November 2021. Kegiatan sosialisasi ini kami lakukan secara tatap maya dengan 2 kali sesi. Sesi 1 kami mulai pada pukul 14.00 WITA dan sesi 2 kami mulai pada pukul 16.00 WITA. Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru di Kalimantan Selatan dari jenjang SMP, SMA dan SMK.

Pada kegiatan sosialisasi ini tentunya kami mengenalkan fitur-fitur yang ada di Portal Rumah Belajar. Ternyata masih banyak dari peserta yang tidak tau tentang Portal Rumah Belajar. Mereka sangat antusiasi ketika kami menjelaskan mengenai fitur-fitur yang ada di Rumah Belajar.

Pada kegiatan sosialisasi ini kami tampilkan dan jelaskan secara langsung cara mendaftar dan memanfaatkan fitur-fitur Rumah Belajar. Sesekali kami juga melemparkan pertanyaan pemantik kepada peserta agar kegiatan ini lebih interaktif. Peserta juga kami berikan sesi tanya jawab di akhir pemaparan materi kami.

Kami juga mensosialisasikan mengenai kegiatan PembaTIK. Para peserta sangat antusias ketika membahas mengenai PembaTIK ini, karena banyak dari mereka belum pernah tau mengenai PembaTIK. Setelah mendengar pemaparan kami, banyak dari mereka yang berniat mengikuti PembaTIK untuk periode selanjutnya.

Berikut ini dokumentasi sosialisasi kami.













Berikut ini lampiran daftar hadir peserta.

Kamis, 04 November 2021

PRAKTIK BAIK INOVASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MEMANFAATKAN FITUR RUMAH BELAJAR

 Hallo Sahabat Rumah Belajar di seluruh Indonesia!

Saya akan menceritakan praktik baik inovasi pembelajaran yang telah saya lakukan di SMKN 2 Banjarbaru. Sasaran dari praktik ini yaitu peserta didik Kelas X. Praktik baik ini tentunya dengan memanfaatkan fitur Rumah Belajar yaitu Sumber Belajar.

Praktik baik yang saya lakukan mengusung subtema "Ilmu Pengetahuan". Materi yang akan dibahas yaitu pelajaran Bahasa Indonesia mengenai Teks Laporan Hasil Observasi. Tentunya saya juga tidak lupa mengusung kearifan lokal di Kalimantan Selatan.

Pada tahapan pendahuluan, tentunya saja membuka pembelajaran seperti biasa. Mengucapkan salam, mencek kebersihan lingkungan belajar, mencek kehadiran peserta didik, dan lain sebagainya. Kemudian, saya memberikan pertanyaan pemantik mengenai teks laporan hasil observasi. Saya juga mengingatkan kembali bahwa pertemuan sebelumnya sudah belajar cara menggunakan atau memanfaatkan fitur Rumah Belajar.

Ketika memasuki tahap inti, saya menugaskan peserta didik untuk membuka fitur Rumah Belajar yaitu Sumber Belajar. Kemudian kami mencari materi mengenai Teks Laporan Hasil Observasi. Setelah itu kami diskusi tanya jawab mengenai Teks Laporan Hasil Observasi.

Tahap selanjutnya, peserta didik saya tugaskan untuk membuat sebuah Teks Laporan Hasil Observasi yang mengangkat tema kearifan lokal di Kalimantan Selatan. Peserta didik membuat laporan hasil observasi tempat yang pernah mereka kunjungi di Kalimantan Selatan. Mereka sangat antusias ketika mendapatkan tugas ini. Hasil dari proyek ini akan saya jadikan portofolio.

Berikut ini sedikit dokumentasi praktik baik yang telah saya lakukan.









Senin, 25 Oktober 2021

MODUL AJAR BAHASA INDONESIA SMK PUSAT KEUNGGULAN

Hallo Bapak dan Ibu guru!

Kali ini saya akan berbagi modul ajar yang sudah saya dan teman-teman saya buat. Kami berkolaborasi membuat modul ajar untuk mapel Bahasa Indonesia Kelas X SMK Pusat Keunggulan. Berikut ini tautan untuk mendownload. Semoga dapat bermanfaat untuk semuanya.

MODUL AJAR BAHASA INDONESIA SMK PK

Perangkat Administrasi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XII

Hallo Bapak dan Ibu guru di seluruh Indonesia!

Berikut ini saya akan berbagi RPP, silabus, prota dan prosem Bahasa Indonesia Kelas XI. Semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. Silakan klik tautan berikut ini, kemudian tekan tombol download!

RPP KELAS XII

SILABUS KELAS XII

PROTA DAN PROSEM KELAS XII

Total Tayangan Halaman